Materi presentasi adalah aspek yang paling penting dalam pengajuan konsep project, dalam hal ini project marketing communication program atau Branding & Promotion. Semua berawal dari apa yang kita ajukan dan aplikasi-aplikasi yang di tawarkan dalam presentasi. Ketika sebuah presentasi awal sudah memikat, maka berikutnya proposal yang diajukan akan lebih mudah untuk pelajari dan dipertimbangkan oleh Klien/Manajemen.
Presentasi Anda itu untuk apa? Sebuah Program Markom dari awal?, Re-Branding program?, mungkin informasi tentang sistem atau aplikasi baru, Launch New Produk, atau hanya event Entertainment dan lain-lain. Siapakah target audience Anda (Segmented)? bagaimana kebiasaan interaksi mereka (Culture). Beberapa hal ini inti dari “Mau menghasilkan apa dan untuk siapa?”
Materi konsep yang dibuat berbeda dengan yang biasa diketahui audience ini adalah kunci dari respon bagus yang akan didapat dalam presentasi. Poin-poin yang memberikan hasil atau keunggulan yang berbeda dengan kompetitor lain. menawarkan solusi khusus sebagai bagian dari keunggulan produk. ini suatu hal yang sangat menarik untuk diketahui audience. Diferensiasi tidak hanya dari hal-hal tentang produk.
Untuk membuat materi presentasi, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah urut-urutan materi yang akan Anda sampaikan. Anda bisa mengunakan struktur presentasi hanya dengan inti kerangka sederhana. dan selalu mengutamakan poin-poin yang tidak banyak (3-5 points) poin-poin yang sedikit ini mempermudah audience menangkap, memahami dan mengingat kembali apa-apa keunggulan atau inti materi yang harus mereka ingat.
1. Pembukaan
Hal-hal dasar tentang masalah yang sedang dihadapi dan mengapa dilakukan program ini serta target yang diharapkan.
2. Isi Presentasi
Poin-poin persiapan dan deskripsi langkah-langkah eksekusi, Personal in Charge serta tools yang menentukan pelaksanaan program. Ilustrasi-ilustrasi pendukung dari item-item tertentu yang harus divisualisasikan. S.O.P dalam pelaksanaan yang akan menjaga project berjalan sesuai keinginan dan time table on progress sebagai indikator dan monitoring pelaksanaan.
3. Result
berisi kesimpulan dari tujuan materi, menjelaskan kembali hasil yang akan didapat (kalau perlu penjelasan kemungkinan perbedaan hasil dan solusinya) serta keterangan Call to Action.
Penekanan kata itu seperti sebuah straight hit atau penegasan sebuah cara, penekanan kata seperti ; “Satu-satunya pilihan..” atau “Inilah solusi paling tepat..” akan memberikan penegasan kepada audience bahwa tidak ada yang perlu diragukan dari konsep yang kita tawarkan dan memberikan keterikatan pemikiran yang terfokus pada saat itu.
Sebuah page/slide yang baik adalah yang sederhana tapi dengan visualisasi yang kuat, tepat sasaran, dan membantu audiens menangkap dengan cepat gagasan yang ingin disampaikan. Flat design adalah gaya desain yang dibuat dengan bentuk datar (dua dimensi).
Mengedepankan kesederhanaan dan kejelasan dengan menambahkan elemen-elemen (icon) sederhana (No Backgound image/template) dan menghilangkan hiasan-hiasan yang tidak diperlukan seperti efek bayangan, efek gradasi, efek tiga dimensi atau yang lainnya.
Design yang polos datar (flat) tapi dengan font yang simpel-khas akan membantu audiens mudah memahami pesan Anda dengan cepat, hanya elemen-elemen sederhana sebagai pembantu mengilustrasikan materi dengan mudah. Maka slide page akan memiliki white space atau ruang kosong yang cukup untuk penempatan teks. Ini akan membuat tampilan slidepage Anda sangat jelas, sehingga fokus audiens Anda akan selalu tetap terjaga.
Gambar yang baik untuk slide harus memiliki resolusi yang baik. Sehingga ketika ditampilkan ke layar tidak pecah atau kabur. kalaupun akan menggunakan gambar dari google image, pilihlah image yang beresolusi cukup besar( namun agar berhati-hati dengan lisensi/copyright dari penggunaan image tersebut).
Proporsional gambar juga harus dijaga, jangan menjadi gepeng atau meninggi, ini merusak materi-materi teks secara keseluruhan menjadi tampilan yang tidak profesional.
Jika punya data berupa angka yang dapat menunjang presentasi, manfaatkanlah secara optimal, tidak terlalu banyak. walau sedikit tetapi aktual. Memberikan data melalui angka, terutama apabila angka yang disampaikan cukup signifikan, biasanya akan menarik perhatian pendengar dan penasaran untuk terus menyimak. Bantu Audiens Memahami Statistik dan Data. Ada cara yang lebih mudah memahami data statistik ini dengan perbandingan rasio dengan bentuk-bentuk lain atau contoh gambar-gambar yang seukuran.
Ingat, kadang audiens tidak peduli dengan angka yang Anda tampilkan. Melainkan mereka peduli dengan cerita atau contoh perbandingan di balik angka tersebut.
Biasakan sebelum memulai keseluruhan materi, kita menjelaskan dahulu poin-poin penting yang ingin disampaikan. Ini akan memberikan panduan yang jelas di awal presentasi dan akan mengikuti alur sesuai garis besar yang kita sampaikan, ini membantu audience lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Kita kembali pada diferensiasi materi dimana kita memberikan momentum yang berbeda dan mengejutkan dan tanpa diduga. Buatlah demonstrasi produk anda baik itu cara kerja, hasil yang akan dibuat maupun kondisi fisik dari produk itu sendiri, tampilkan dengan cara yang benar-benar tidak seperti biasa. pikirkan dan ciptakan momentum kejutan yang akan menjadi momen paling diingat oleh audiens dan mampu menjelaskan apa sebenarnya yang anda inginkan kepada audiense.
Keberhasilan sebuah presentasi tidak dibuat asal jadi atau tanpa persiapan yang matang. Tapi Passion (semangat/gairah) yang diciptakan serta kesungguhan untuk menampilkannya secara menarik akan menghasilkan pemahaman yang mudah dan tentu saja respon yang positif dari Audience/klien dibalik kesuksesan presentasi dan penawaran yang kita ajukan. Selamat berkarya.
January 05, 2025 - OLEH Admin